Metode Qurban ala Kelompok Pengajian Di Dukuh Gambiran


desa sinduraja

Senin kemarin, 12/9/2016 semua umat Islam melaksanakan qurban. Tak terkecuali warga Desa Sinduraja. Data yang kami peroleh, jumlah total hewan qurban sebanyak 17 ekor sapi dan 20 ekor kambing, yang tersebar di beberapa wilayah dusun.

Dari sekian banyak hewan qurban tersebut 3 ekor sapi dan 1 ekor kambing merupakan qurban dari kelompok pengajian di Dukuh Gambiran yang di pimpin oleh ibu Hj. Chomisah yang juga adalah mantan Kepala Desa era 1980 an. Sudah beberapa tahun ini kelompok pengajian pimpinan Ibu Hj Chomisah ini tidak pernah absen untuk melaksanakan qurban. Tidak kurang dari 3 ekor sapi setiap tahunnya.

Rupanya lewat pengajian yang dilaksanakan setiap bada Jum’at ini di umumkan siapa yang berminat untuk melaksanakan qurban di Hari Raya Idul Adha. Setelah di data kemudian setiap bulan mereka yang berniat qurban menabung sesuai dengan kemampuan mulai dari Rp 100.000,- s/d Rp 200.000,- atau lebih selama setahun. Dengan target menjelang Idul Adha sudah terkumpul uang sejumlah Rp 2.500.000,- per masing-masing yang berniat qurban. Setelah diketahui harga sapinya barulah di bagi 7 orang sama rata, adapun kekurangan atau kelebihannya di musyawarahkan lagi.

Selain itu masing-masing yang ikut rombongan qurban juga di tambah iuran untuk operasional penyembelihan, dan juga pada saat pelaksanaan harus membawa 1 orang untuk membantu penyembelihan, pengirisan daging, membungkus daging sampai siap untuk dibagikan.

Rupanya dengan metode menabung inilah yang dirasa meringankan dan memudahkan sehingga banyak yang berminat untuk melaksanakan qurban di Hari Raya Idul Adha. Semoga dengan mengetahui metode ini dapat menginspirasi kelompok-kelompok pengajian yang lain.

Admin (ELs)

About admin

6 comments

  1. Bagus..inspiratif dan menggugah jiwa spiritual dan muamalah juga.lanjutkan sayank…

  2. Artikel bagus.. menarik dan menginspirasi

  3. Arisan Menabung dan Qurban. Gotong Royong dan Berbagi. Semoga terus bekembang dan baroqah.

    Dear admin fotonya ditambah dong untuk lebih mewakili suasana Qurban.

    Salam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *